Artikel PPI UTM Berita Penelitian dan Kajian Strategis

DATA SEBAGAI “THE NEW OIL”

Oleh : Muhammad Hadhari

 

Pada akhir Juli 2020, The House Judiciary Committee’s melakukan investigasi dan memanggil  Amazon, Apple, Facebook and Google yang disebut dengan ‘Anti Trust Hearing’. Anggota sub-komite sebagian besar percaya, bahwa perusahaan teknologi tersebut telah tumbuh terlalu kuat dan membutuhkan regulasi.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah Amerika Serikat memanggil bos dari perusahan teknologi tersebut. Sebelumnya pada tahun 2018, Mark Zuckerberg (CEO Facebook) dipanggil atas kasus proteksi data, Facebook dituduh memberikan/menjual 50 juta poin data pengguna Facebook di Amerika Serikat kepada Cambridge Analytica. Cambridge Analytica mengumpulkan data ini untuk mengembangkan alat pembuatan profil “psikografis”, yang diklaim dapat menyesuaikan iklan politik dengan ciri kepribadian pengguna. Dimana saat itu Cambridge Analytica bekerja sebagai konsultan politik Donald Trump pada tahun 2016.

Kejadian tersebut menunjukan betapa berharganya data dan betapa berbahayanya penyalah gunaan data. Tetapi banyak dari kita tidak mengerti mengenai data, bahkan seering kali kita tidak membaca ‘Terms and Condition’ dan hanya mengacuhkan nya saja. Oleh karena itu disini saya akan mejelaskan sedikit mengenai data dan pentingnya secara umum.

 

APA ITU DATA?

Dikutip dari Wikipedia, Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.

Dalam komputasi, data adalah informasi yang telah diubah dalam bentuk yang lebih efisien (biner) untuk dapat diolah atau diproses lebih lanjut. Data dapat digunakan sebagai subjek tunggal ataupun subjek jamak. Manusia meninggalkan jejak data dimana mana dan itu membuat kita sebagai penghasil data terbesar. Jika kita memasukkan semua data yang kita buat dalam sehari kedalam CD, kita dapat menumpukannya sampai ke bulan.

 

DATA DAPAT MEMBANTU KITA MENGAMBIL KEPUTUSAN

Seperti yang dijelaskan dalam survei Deloitte, bahwa usaha rintisan kecil pun menghasilkan data. Bisnis apa pun dengan situs web, media sosial, dan menerima pembayaran elektronik dalam bentuk apa pun mengumpulkan data tentang pelanggan, kebiasaan pengguna, lalu lintas web, demografi, dll. Semua data itu penuh dengan potensi jika kita bisa tahu bagaimana mendapatkannya.

Data dapat dimanfaatkan dalam bisnis untuk mengambil keputusan tentang:

  • Menemukan pelanggan baru
  • Meningkatkan retensi pelanggan
  • Meningkatkan pelayanan
  • Mengelola usaha pemasaran dengan lebih baik
  • Melacak interaksi media sosial
  • Memprediksi tren penjualan

Singkatnya, data membantu kita untuk mengambil keputusan cerdas untuk menentukan arah bisnis/perusahaan kita.

 

PENTINGYA PENGETAHUAN DATA

Negara-negara yang memiliki minyak bumi bukanlah negara terkaya tetapi mereka yang memiliki kemampuan super cerdas untuk memurnikan minyak tersebutlah yang terkaya. Inilah mengapa negara seperti kita akan membayar mahal untuk membeli minyak yang telah disuling walaupun kita memiliki minyak bumi di tanah air kita. Begitu juga dengan data, data juga berguna jika dalam bentuk yang disempurnakan.

  • “Information is the oil of the 21st century, and analytics is the combustion engine.” — Peter Sondergaard

Oleh karena itu, saat ini sangat dibutuhkannya ilmu data, teknik, dan pakar yang tahu cara memahami data atau bagaimana melihat lebih banyak informasi yang luas dan penerapan pengetahuan yang berwawasan.

Jika ingin mengejar Kita perlu beralih dari analitik deskriptif dan diagnostik ke analitik prediktif, preskriptif, dan kognitif.

 

DATA SCIENCE

Data Science adalah salah satu bidang pekerjaan yang berhubungan dengan data. Data Science sangat diminati, juga salah satu pekerjaan yang bergaji paling tinggi. Menurut Glassdoor, Data Scientists menghasilkan rata-rata $ 116.100 USD per tahun. Ini adalah pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat di Linkedin dan diperkirakan akan menciptakan 11,5 juta pekerjaan pada tahun 2026. Hal ini menjadikan Data Science sebagai sektor pekerjaan yang sangat dicari. Data Science  telah menjadi sumber teknologi revolusioner yang dibicarakan semua orang. Dipredikati sebagai ‘The sexiest job of the 21st century’.

Ada banyak aplikasi dari Data Science. Telah banyak digunakan dalam health-care, banking, manufacturing, layanan konsultasi, dan industri e-commerce. Data Science adalah bidang yang sangat serbaguna. Oleh karena itu mereka akan memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai bidang.