Penelitian dan Kajian Strategis Pernyataan Sikap

Pernyataan Sikap PPI UTM Terhadap Sengketa Al-Quds (Jerusalem)

SURAT PERNYATAAN

Nomor 026/SPN/KU/PPI-UTM/XII/2017

 

Tentang:

 

SIKAP PPI UNIVERSITI TEKNOLOGI MALAYSSIA

TERHADAP PENGAKUAN JERUSALEM SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL

OLEH AMERIKA SERIKAT

 

          Rabu 6 Desember 2017 Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah mengeluarkan keputusan kontroversial yang mengganggu proses perdamaian Palestina dan Israel yaitu pengakuan Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukota Israel. Keputusan tersebut dengan jelas mencerminkan bentuk provokasi, agresi, penjajahan dan terorisme yang sangat bertentangan dengan Pancasila dan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Keputusan tersebut juga melanggar berbagai macam resolusi yang telah disepakati oleh Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan Majelis Umum PBB, diantaranya adalah:

 

a.       Resolusi nomor 242 tahun 1967 yang meminta Israel untuk menarik diri dari tanah yang didudukinya.

b.       Resolusi nomor 478 tahun 1980 terkait penolakan keputusan pemerintah Israel yang mengakui Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukotanya

c.       Resolusi nomor 2334 tahun 2016 terkait bahwa Dewan keamanan PBB tidak mengakui perubahan apapun yang dilakukan Israel di wilayah perbatasan pada tahun 1967 termasuk di Jerusalem (Al-Quds)

 

Oleh karena itu Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Universiti Teknologi Malaysia menyatakan sikap sebagai berikut:

1.       Mengutuk keras keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat tentang pengakuan Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukota Israel

2.       Meminta pemerintah mendesak Presiden Donald Trump untuk segera mencabut keputusan tersebut karena bertentangan keras dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB serta proses perdamaian yang sedang berlangsung.

3.       Mendukung penuh penyataan Presiden Joko Widodo atas sikap pemerintah yang mengecam keras keputusan Presiden Donald Trump.

4.       Mendukung secara penuh deklarasi Istanbul “Freedom for Jerusalem” yang telah dibentuk oleh Organization of the Islamic Cooperation (OIC) pada 13 Desember 2017 sebagai bentuk penolakan keras terhadap pernyataan Amerika Serikat yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota Israel.

5.       Tetap sejalan dengan sikap pemerintahan Indonesia dan sikap negara-negara yang tergabung dalam Organization of the Islamic Cooperation (OIC) bahwasanya kami tetap mengakui Negara Palestina dengan Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukotanya, dan mengenali Jerusalem (Al-Quds) sebagai ibukota Palestina yang diduduki.

6.       Segenap jajaran pengurus beserta keluarga besar PPI UTM tetap konsisten untuk memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan dilakukan dengan segala cara secara damai.

 

 

Tertanda,
Ketua Umum PPI UTM

Muhammad Ammar Naufal

Untuk mendownload silahkah klik link dibawah ini :
Pernyataan Sikap PPI UTM Terhadap Sengketa Al-Quds (Jerusalem)