Artikel PPI UTM Berita Penelitian dan Kajian Strategis

Sikap Mahasiswa Dalam Memasuki Era New Normal Pasca Pandemi Covid-19

Oleh : Reza Agraha Maha

 

Dikutip dari Direktur kedaruratan WHO dr. Mike Ryan mengatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 tak akan hilang, meski nantinya sudah ada vaksin. Vaksin sendiri berfungsi untuk mencegah penularan virus corona SARS-CoV-2 agar tidak menginfeksi tubuh. Bukan untuk menghilangkan virus tersebut.

Wabah virus corona yang telah menyebar di seluruh dunia selama hampir lima  bulan    ini sudah mengubah pola gaya hidup warga di seluruh dunia. Pakar perjalanan dan pakar kesehatan menyebutkan, akan ada perubahan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, cara mereka bersosialisasi, dan melakukan perjalanan ke berbagai tempat.

Sebelumnya  Presiden  Republik Indonesia Joko Widodo menyerukan masyarakat berdamai dengan virus Corona dengan arti lain kita harus bisa beradaptasi dengan masuknya Covid 19 sebagai endemi di dalam kehidupan kita di dunia. Jika kehidupan normal yang baru ini sudah diterapkan, pemerintah pun mengizinkan berbagai sektor usaha termasuk pendidikan untuk beroperasi kembali. Namun, setiap sektor yang beroperasi tetap harus memperhatikan protokol kesehatan sehingga dapat mencegah penyebaran virus corona.

Gambar 1. Salah satu aktivitas belajar dari rumah yang dikemukanan oleh Presiden Republik Indonesia

Sejak dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tertanggal 17 Maret 2020 oleh Mendikbud dan diberlakukan beberapa hari kemudian, seluruh kegiatan belajar mengajar baik di sekolah-sekolah maupun kampus-kampus dilaksanakan secara daring sebagai upaya pencegahan terhadap perkembangan dan penyebaran pandemi Covid-19. Tidak ada yang bisa menjangka kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Gambar 2. Sistem Pembelajaran secara online (tribunmadura.com, 2020)

Namun demikian, pascapandemi Covid-19 nantinya, new normal pendidikan yang telah dimulai seharusnya diteruskan dan disempurnakan hingga memenuhi melalui konsep blended learning, yaitu sebuah konsep pendidikan yang mengkobinasikan metode kuliah tatap muka di ruang kelas dengan e-learning, dan pada gilirannya, dunia pendidikan akan benar-benar berada dalam era education 4.0.

Gambar 3. Salah satu penerapan aplikasi e-learning di Univeristas Teknologi Malaysia

 

Dikutip dari website Universitas Multimedia Nusantara bahwa ada hal-hal yang perlu diperhatikan selama dan setelah masa pandemi ini berakhir yang dilihat dari tiga aspek dalam fase transisi pembelajaran. Dilihat dari sisi teknologi, infrastruktur dan bandwidth internet harus mendukung dan memadai kegiatan pembelajaran daring dan kerjasama antara operator dengan perguruan tinggi. Prosedur dan proses juga harus terjamin mulai dari kesiapan materi kuliah, penetapan aplikasi video conference yang sesuai, model pembelajaran daring, penyesuaian kurikulum dan Rencana Pembelajaran, Kegiatan, dan Program Semester (RPKPS) perlu ditinjau ulang.

Hal-Hal yang penting Ketika mahasiswa menghadapi era New Normal pendidikan:

  • Adaptasi belajar, kuliah, dan Pengumpulan Tugas secara online;
  • Pelaksanaan Wisuda, Asistensi Tugas Besar, dan Sidang secara online;
  • Melakukan pekerjaan tugas kelompok secara online (Jika terpaksa bertemu secara langsung, harus mencari tempat yang sesuai dengan protokol kesehatan);
  • Mengatur kuota internet selama kuliah online berlangsung;
  • Mempersiapkan fasilitas yang mendukung kegiatan kuliah online seperti laptop atau telepon genggam;
  • Memeriksa kondisi lingkungan dan sekitar seperti lokasi Jaringan dan Keramaian masyarakat;
  • Harus membawa masker dan hand sanitizer ketika memulai aktivitas diluar rumah seperti penelitian dl Laboratorium, Praktik Kerja Lapangan, dan mencari buku di Perpustakaan

 

Dari hal-hal penting diatas, mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi dengan serius tidak perlu khawatir dengan memasuki era new normal yang akan datang setelah pandemi covid 19 berakhir. Namun, hanya tempat pelaksanaan dan gaya hidup mahasiswa yang sedikit berubah. Pemerintah sudah memberi solusi dan saran atas era new normal saat ini, tinggal instansi pendidikan beserta mahasiswa ikut mendukung demi mencegah virus corona yang lebih luas serta tetap ikuti protokol kesehatan.