Artikel PPI UTM Berita Penelitian dan Kajian Strategis

Transportasi Umum Berbasis Eco-Healthy di Era New Normal

Oleh : Muhammad Reza Agraha Maha

 

Pandemi virus corona (Covid-19) telah menekan bisnis di sektor transportasi nasional dan merata di seluruh moda transportasi. Upaya pencegahan untuk mengakomodasi pencegahan virus corona telah dikeluarkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19. Ini berdampak terhadap pada pelaku usaha transportasi umum yang dikelola oleh pemerintah atau swasta bahkan masyarakat sipil yang tidak mempunyai pekerjaan selama PSBB berlangsung. Perbuatan yang melanggar hukum tetap dijalankan oleh masyarakat demi bisa tercapai sampai tujuan salah satunya menggunakan angkutan ilegal dan menyewa jasa derek gendong (towing) seperti pada gambar 1.

Gambar 1. Tindakan masyarakat selama transportasi publik ditiadakan

 

Dikutip dari Direktur kedaruratan WHO dr. Mike Ryan mengatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 tak akan hilang, meski nantinya sudah ada vaksin. Sebelumnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerukan masyarakat berdamai dengan virus Corona dengan arti lain kita harus bisa beradaptasi dengan masuknya Covid-19 sebagai endemi di dalam kehidupan kita di dunia. Termasuk sektor transportasi umum juga memerlukan penyesuaian saat era new normal telah tiba.

Tidak sekedar keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan transportasi publik selama pandemi corona berlangsung sampai era new normal akan tiba. Standar Operasional Prosedur Kesehatan merupakan salah satu tambahan dalam menggunakan dan meningkatan pelayanan transportasi publik. Pengendalian Transportasi publik perlu dilakukan untuk mendukung Transportasi Eco-Healthy

Gambar 2. Physical Distancing dalam Angkutan umum darat (Departement of Transportation Philippines, 2020)

 

Gambar 3. Physical Distancing Pelabuhan Laut dan Pesawat Terbang (jatim.net & kompas.com, 2020)

Dengan diterapkanya Physical Distancing untuk menciptakan transportasi publik eco-healthy era new normal maka perlu didukung oleh sejumlah kalangan seperti regulator, penumpang, operator sarana, dan operator prasana yang telah disampaikan oleh Bapak Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M. Sc., Ph. D. melalui Webinar Transportasi FT Untan 20 Mei 2020 lalu.

Berikut prinsip new normal terhadap kalangan regulator:

  • Merumuskan kebijakan transportasi secara Nasional dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19;
  • Melakukan pelaksanaan dan pengawasan terhadap kebijakan yang telah ditetapkan;
  • Melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang telah ditetapkan.

Tabel 1. Prinsip New Normal bagi Pelaku Transportasi Publik

Pelaku Persiapan Perjalanan Selama Perjalanan Sampai Tujuan
Penumpang Mengenakan Masker dan menyiapkan alat kesehatan yang dibutuhkan Mengikuti prosedur dan arahan petugas selama di perjalanan Mengikuti prosedur dan arahan petugas saat tiba di daerah tujuan atau kedatangan
Mematuhi dan menjaga jarak fisik Menerapkan jaga jarak fisik dan mengenakan masker Melakukan pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan Covid19 di terminal, stasiun, serta pelabuhan tujuan
Mematuhi prosedur yang diarahkan oleh petugas Melaporkan kepada petugas jika mengalami gangguan kesehatan menerapkan jaga jarak fisik dan mengenakan masker
Mengutamakan untuk melakukan pendaftaran diri secara daring Melaporkan kepada petugas jika merasakan gejala Covid19
Operator Sarana Menjual tiket secara daring serta menjamin penerapan jaga jarak fisik Mengawasi dan memastikan penerapan jaga jarak fisik secara ketat dan periodik Melakukan sterilisasi armada transportasi setelah sampai di tujuan
Menyeterilkan sarana transportasi melalui penyemprotan disinfektan di setiap sarana transportasi dan menyediakan peralatan pengecekan kesehatan Menyediakan hand sanitizer untuk penumpang Memastikan seluruh personil sarana transportasi mengenakan peralatan kesehatan
Memastikan seluruh personil sarana transportasi dinyatakan sehat oleh instansi kesehatan atau dokter yang berwenang Memastikan seluruh personil sarana transportasi mengenakan alat kesehatan Mengistirahatkan personil sarana transportasi yang telah melakukan perjalanan jauh
Menyediakan peralatan kesehatan bagi personil sarana transportasi berupa masker, hand sanitizer dan sarung tangan Mengecek dan mengawasi penumpang dengan mempertimbangkan waktu perjalanan masing-masing moda transportasi Untuk angkutan Bus, menurunkan penumpang pada tempat yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Menyiapkan kontak keadaan darurat dan protokol keselamatan jika terjadi keadaan darurat selama perjalanan Dalam hal ditemukan penumpang yang menunjukan gejala Covid-19 segera melaksanakan prosedur penanganan dan berkoordinasi dengan petugas medis atau petugas kantor kesehatan.
Operator Prasarana Menjamin penerapan protokol kesehatan Memantau dan memastikan penerapan jaga jarak fisik pada simpul transpirtasi serta tempat peristirahatan Menjamin penerapan protokol kesehatan
Menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer pada pintu masuk prasarana transportasi Memastikan kesiapan fasilitas kesehatan termasuk penanganan untuk gawat darurat Menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer pada pintu masuk prasarana transportasi
Memastikan semua petugas dalam keadaan sehat dan mengenakan alat kesehatan Memastikan semua petugas dalam keadaan sehat serta memakai alat kesehatan Memastikan semua petugas dalam keadaan sehat dan mengenakan alat kesehatan
Melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh penumpang sesuai dengan protokol kesehatan dan dalam hal pemeiksaan menunjukkan suhu tubuh diatas 38  ̊C, penumpang ditolak diangkut dan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa kesehatan Melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh penumpang sesuai dengan protokol kesehatan dan dalam hal pemeiksaan menunjukkan suhu tubuh diatas 38  ̊C, penumpang ditolak keluar dari tempat prasarana transportasi dan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa kesehatan
Menyiagakan posko kesehatan yang dilengkapi dengan tenaga medis di prasarana transportasi dan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 terdekat menyiagakan posko kesehatan yang dilengkapi dengan tenaga medis di prasarana transportasi dan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 terdekat
menyediakan ruang istirahat untuk personil prasarana transportasi dan memastikan adanya sirkulasi udara yang baik pada gedung operasional dan pelayanan umum menyediakan ruang istirahat untuk personil prasarana transportasi dan memastikan adanya sirkulasi udara yang baik pada gedung operasional dan pelayanan umum

 

Terciptanya Transportasi Publik eco-healthy akan terjadi jika sejumlah kalangan ikut mendukung protokol kesehatan terutama masyarakat yang masih menggunakan transportasi publik sebagai moda transportasi dan aksesibilitas ke suatu tujuan.